SukabumiLokal | Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi melalui Bidang Kesehatan Masyarakat, Tim Kerja Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, resmi memperkenalkan inovasi digital terbaru bertajuk SIPASTI Sukabumi (Sistem Informasi Posyandu Terintegrasi Kabupaten Sukabumi) sebagai langkah nyata transformasi pelayanan kesehatan masyarakat berbasis digital.
Kehadiran SIPASTI menjadi bagian dari pengembangan Posyandu Model di Kabupaten Sukabumi yang diarahkan untuk menghadirkan pelayanan kesehatan masyarakat yang lebih cepat, tepat, efektif, dan terintegrasi. Melalui sistem digital tersebut, aktivitas pelayanan Posyandu kini tidak lagi dilakukan secara manual, melainkan berbasis data yang tersusun lebih rapi, akurat, dan mudah diakses.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Masykur Alawi, mengatakan bahwa inovasi tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang kesehatan sekaligus memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat.
“SIPASTI Sukabumi hadir sebagai jawaban atas kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat yang semakin dinamis. Kami ingin Posyandu mampu bertransformasi menjadi pusat pelayanan kesehatan yang modern, responsif, dan berbasis teknologi informasi,” ujarnya (20/05/2026).
Menurutnya, melalui aplikasi SIPASTI, seluruh proses pelayanan Posyandu mulai dari pencatatan sasaran, pelaporan kegiatan, pemantauan kesehatan keluarga, hingga edukasi masyarakat dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien.
Aplikasi tersebut dilengkapi berbagai fitur yang mendukung pelayanan kesehatan masyarakat, di antaranya data umum keluarga dan kesehatan keluarga, kepemilikan sarana sanitasi dasar, kepemilikan jaminan kesehatan, hingga rekam medis warga. Sistem ini juga memungkinkan kader Posyandu melakukan pemantauan tumbuh kembang anak dan kondisi kesehatan masyarakat secara lebih cepat dan terukur.
Masykur menegaskan, digitalisasi Posyandu sejalan dengan arah pembangunan daerah yang ditekankan Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi, khususnya dalam menghadirkan pelayanan publik yang inovatif, mudah dijangkau, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Arahan Bapak Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi sangat jelas, bahwa pelayanan kepada masyarakat harus terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Karena itu, transformasi digital melalui SIPASTI menjadi langkah strategis untuk memperkuat pelayanan kesehatan hingga tingkat desa,” katanya.
Ia menambahkan, keberadaan SIPASTI diharapkan tidak hanya mempermudah kerja kader dalam pencatatan dan pelaporan, tetapi juga menjadi dasar pengambilan kebijakan kesehatan yang lebih tepat sasaran berbasis data lapangan yang akurat.
Selain itu, inovasi tersebut juga diharapkan mampu mendukung percepatan penurunan angka stunting, meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak, serta memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola hidup sehat.
Dengan integrasi data yang semakin kuat dan sistem pelayanan yang lebih modern, SIPASTI Sukabumi diharapkan menjadi tonggak baru pengembangan Posyandu digital di Kabupaten Sukabumi serta memperkuat upaya mewujudkan masyarakat yang sehat, maju, dan berdaya.











Komentar