Sukabumilokal.com | Ketua DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Sukabumi Deden Nasihin, memberikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto. Pujian itu diberikan setelah Prabowo menganugerahi gelar pahlawan nasional kepada Presiden ke-2 RI, Soeharto.
Deden mengatakan, keputusan tersebut bukan hanya jadi langkah bersejarah, tetapi bentuk rekonsiliasi bangsa terhadap sosok yang memiliki peran dalam pembangunan nasional.
“Partai Golkar menyambut gembira keputusan Presiden Prabowo. Ini adalah pengakuan negara atas jasa besar Pak Harto dalam menegakkan stabilitas, membangun ekonomi nasional, dan meletakkan fondasi pembangunan yang masih kita rasakan manfaatnya hingga kini,” ujar Deden.
Penetapan Soeharto sebagai pahlawan nasional pun, kata Deden, merupakan bagian dari upaya meluruskan sejarah bangsa dengan cara yang adil dan proporsional.
“Pak Harto bukan sosok tanpa cela, tapi ia adalah manusia yang telah memberikan seluruh hidupnya untuk Indonesia. Sudah sepatutnya negara memberikan penghormatan tertinggi atas jasa-jasanya,” katanya.
Menurutnya, pemahaman terhadap sosok Soeharto seharusnya tidak dibingkai dalam narasi hitam-putih, tapi dilihat dalam konteks sejarah yang kompleks.
“Generasi muda perlu melihat Pak Harto sebagai bagian dari perjalanan panjang bangsa, agar kita bisa belajar dari keberhasilan maupun kekurangannya,” katanya.
Ia pun menilai jika era kepemimpinan Soeharto telah membawa Indonesia dari kondisi yang tidak stabil menuju masa pertumbuhan ekonomi, terutama pada periode 1970–1990-an.
Pembangunan infrastruktur, swasembada pangan, dan kebijakan pemerataan pembangunan desa menjadi tonggak penting yang hingga kini menjadi rujukan banyak pemerintahan.
“Beliau membangun Indonesia dengan visi jangka panjang, dan banyak program yang masih relevan untuk diteruskan,” ucapnya.
Sehingga, kata Deden, sudah selayaknya Soeharto dianugerahi sebagai pahlawan nasional.
“Sudah selayaknya Bapak Pembangunan Indonesia ini mendapatkan gelar kehormatan dari negara Republik Indonesia,” jelasnya.








Komentar