Sukabumi Lokal – Di tengah meningkatnya volume sampah domestik di wilayah utara Kabupaten Sukabumi, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kebersihan lingkungan. Salah satu wujud nyata komitmen tersebut terlihat dari kegiatan pengangkutan sampah rutin yang dilaksanakan di Jalan Sukamaju Kaler No.27, Desa Warnajati, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Senin (02/11/2026).
Kegiatan ini dilakukan oleh Koordinator Wilayah (Korwil) Cibadak DLH Kabupaten Sukabumi sebagai bagian dari agenda harian untuk mencegah terjadinya penumpukan sampah di permukiman warga.
Kepala Korwil Cibadak DLH Kabupaten Sukabumi, Ade Saepul, mengatakan pengangkutan sampah di titik tersebut memang menjadi prioritas karena lokasinya berada di kawasan padat penduduk dengan aktivitas warga yang cukup tinggi.
“Ini adalah kegiatan rutin kami. Jalan Sukamaju Kaler ini volume sampahnya cukup tinggi, jadi harus diangkut setiap hari. Kalau telat sehari saja, bisa menumpuk dan menimbulkan bau serta mengganggu kenyamanan warga,” kata Ade Saepul saat dikonfirmasi di lokasi.
Menurut Ade, pihaknya mengerahkan satu unit armada truk pengangkut sampah beserta tim kebersihan untuk menyisir titik-titik penampungan sementara di Desa Warnajati. Seluruh sampah kemudian dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cimenteng untuk dikelola lebih lanjut.
Ade menjelaskan, tantangan kebersihan di wilayah Cibadak tidak hanya soal pengangkutan, tetapi juga soal kesadaran masyarakat. Masih ditemukan warga yang membuang sampah tidak pada tempat dan waktunya.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kesadaran masyarakat menjadi kunci. Kami sudah jadwalkan pengangkutan, jadi kami harap warga juga membuang sampah sesuai jam yang sudah ditentukan dan tidak membuang sampah sembarangan ke selokan atau lahan kosong,” ujarnya.
Ia menambahkan, DLH Kabupaten Sukabumi terus melakukan edukasi kepada masyarakat melalui Korwil di masing-masing kecamatan. Selain pengangkutan rutin, pihaknya juga mendorong program pemilahan sampah dari rumah, mulai dari sampah organik dan anorganik.
“Langkah kecil memilah sampah dari rumah sangat membantu kami di lapangan. Sampah organik bisa diolah jadi kompos, sampah anorganik yang bernilai bisa didaur ulang,” kata dia.
Warga sekitar, mengaku terbantu dengan kehadiran rutin petugas DLH. Menurut mereka, lingkungan di Jalan Sukamaju Kaler kini jauh lebih bersih dibandingkan sebelumnya.
“Alhamdulillah sekarang mah rutin diangkut. Dulu sempat menumpuk sampai dua hari, sekarang tiap pagi sudah bersih lagi. Kami sebagai warga juga harus ikut jaga,” ujar salah seorang warga Warnajati.
DLH Kabupaten Sukabumi sendiri mencatat, produksi sampah di wilayah Cibadak dan sekitarnya terus mengalami peningkatan seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi. Oleh karena itu, penguatan armada dan penambahan TPS di beberapa titik menjadi perhatian pemerintah daerah.
Ade Saepul memastikan, pihaknya akan terus menjaga konsistensi pelayanan kebersihan, tidak hanya di Warnajati, tetapi di seluruh wilayah kerja Korwil Cibadak yang meliputi beberapa kecamatan di utara Sukabumi.
“Kebersihan adalah cerminan budaya masyarakat. Kami dari DLH berkomitmen menjaga Sukabumi tetap bersih, tapi tanpa dukungan masyarakat, itu tidak akan maksimal,” pungkasnya.














Komentar