oleh

TMMD ke-130 Kodim 0622 Sukabumi Gelar Penyuluhan Kesehatan, Fokus Cegah Stunting dan Deteksi Dini Kanker Serviks

Sukabumi Lokal – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 TA 2026 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Hal itu diwujudkan melalui penyuluhan kesehatan di Aula TMMD, Kampung Sukadamai RT 04/RW 11, Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026).

Penyuluhan tersebut menjadi bagian sasaran nonfisik TMMD ke-130 yang bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat, khususnya ibu hamil, ibu balita, dan kader Posyandu, mengenai pencegahan stunting serta deteksi dini kanker leher rahim melalui pemeriksaan Human Papillomavirus (HPV).

Hadir personel Satgas TMMD ke-130, di antaranya Peltu Anwar, Sertu Asep selaku Bakeslap Satgas TMMD, Serda Dani selaku Operator Satgas TMMD, serta Koptu Iqbal dari Tim Dokumentasi TMMD. Turut hadir Kepala Desa Mekarjaya Wida Yunita, serta tenaga kesehatan Puskesmas Ciemas yakni Nurul Farida selaku Bidan Desa Mekarjaya dan Riyan Sulistiana Januari selaku Perawat sekaligus petugas Promosi Kesehatan (Promkes).

Dalam materinya, Nurul Farida memberikan edukasi pentingnya pemeriksaan HPV sebagai langkah deteksi dini risiko kanker leher rahim atau kanker serviks. Pemeriksaan HPV menjadi perhatian dalam upaya meningkatkan kesehatan perempuan, khususnya wanita usia 30 hingga 50 tahun yang menjadi sasaran program.

Selain itu, Nurul menyampaikan terdapat target bagi setiap bidan di Kabupaten Sukabumi untuk mengajak sedikitnya 10 peserta mengikuti pemeriksaan HPV. Para kader Posyandu juga diharapkan berperan aktif mengajak masyarakat sekaligus menjadi contoh dalam meningkatkan kesadaran deteksi dini kanker serviks.

Sementara itu, Riyan Sulistiana Januari memberikan penyuluhan mengenai stunting, mulai dari pengertian, faktor penyebab, dampak terhadap tumbuh kembang anak, hingga langkah pencegahannya.

Menurut Riyan, stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis yang dapat dipengaruhi berbagai faktor, termasuk kondisi kesehatan dan pemenuhan gizi selama masa kehamilan.

Ia menekankan pentingnya pemberian ASI eksklusif, imunisasi lengkap, pola asuh yang baik, serta pemenuhan gizi seimbang sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting sejak dini.

Kegiatan penyuluhan berlangsung interaktif ketika para kader Posyandu menyampaikan berbagai persoalan di lapangan. Salah seorang kader Posyandu Mawar 1, Neneng, menanyakan cara meningkatkan kehadiran sasaran Posyandu agar bisa 100 persen setiap bulan.

Menanggapi hal itu, Riyan menjelaskan kader Posyandu perlu lebih kreatif dan aktif memberikan edukasi serta mengajak masyarakat memanfaatkan pelayanan kesehatan secara rutin.

“Posyandu bukan hanya tempat untuk menimbang berat badan anak. Lebih dari itu, Posyandu memiliki peran penting dalam memantau tumbuh kembang balita, memberikan edukasi kesehatan, mencegah stunting, serta mendukung pemberian makanan tambahan (PMT). Karena itu, kader harus terus aktif mengajak dan mengingatkan masyarakat,” jelas Riyan.

Dalam sesi diskusi, sejumlah kader juga menyampaikan kendala terkait jarak pelayanan Posyandu. Salah satunya dialami masyarakat di wilayah Cihileud yang dinilai cukup jauh dari Posyandu Mawar 4.

Para kader mengusulkan agar sasaran balita dari wilayah tersebut dapat dialihkan ke Posyandu Mawar 7 di Kampung Cibatu karena lokasinya lebih dekat dan lebih mudah dijangkau masyarakat.

Aspirasi tersebut menjadi masukan penting dalam upaya meningkatkan akses dan partisipasi masyarakat terhadap pelayanan kesehatan dasar, khususnya bagi ibu dan balita di wilayah pedesaan.

Melalui kegiatan penyuluhan ini, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi turut mendukung upaya pemerintah dan tenaga kesehatan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan keluarga.

Kehadiran Satgas TMMD bersama pemerintah desa dan tenaga kesehatan juga mencerminkan sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan desa secara menyeluruh, baik dari sisi infrastruktur maupun kualitas sumber daya manusia.

Sebab, keberhasilan pembangunan desa bukan hanya diukur dari jalan yang semakin baik dan fasilitas yang semakin memadai, tetapi juga dari tumbuhnya generasi yang sehat, kuat, dan memiliki masa depan lebih baik.

Melalui TMMD ke-130, semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *