Sukabumi Lokal – MTs Assa’adah Cicurug, Kabupaten Sukabumi, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui digitalisasi layanan madrasah, pembinaan prestasi siswa, serta penguatan budaya peduli lingkungan.
Madrasah tersebut menerapkan berbagai inovasi berbasis teknologi digital untuk mendukung kegiatan akademik, administrasi, dan pelayanan kesiswaan. Sistem yang diterapkan meliputi absensi online dengan pemantauan kehadiran secara real time, ujian berbasis komputer atau Computer Based Test (CBT), rapor digital terintegrasi dengan Evaluasi Diri Madrasah (EDM), serta penerimaan peserta didik baru (PPDB) secara online.
Selain itu, digitalisasi juga diterapkan melalui pembelajaran elektronik (e-learning), pemilihan pengurus OSIS secara online, pengumuman kelulusan dan pembagian kelas secara digital, perpustakaan digital, kartu siswa digital, layanan bimbingan konseling online, tabungan siswa digital, hingga sistem piket guru berbasis digital.
Penerapan sistem tersebut ditujukan untuk meningkatkan efisiensi administrasi, mempermudah akses informasi, serta mendukung pelayanan pendidikan yang lebih tertib dan terintegrasi bagi siswa, guru, dan orang tua.
Futsal Putri Raih Juara 1 Tiga Tahun Berturut-turut
Di bidang nonakademik, MTs Assa’adah Cicurug juga mencatatkan sejumlah prestasi yang membanggakan. Salah satunya berasal dari cabang olahraga futsal putri yang disebut berhasil meraih Juara 1 Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (Aksioma) tingkat Kabupaten Sukabumi pada 2024, 2025, dan 2026.
Selain futsal putri, siswa madrasah tersebut juga mengikuti pembinaan dan kompetisi pada cabang pencak silat, futsal putra, serta bidang seni.
Para siswa turut berpartisipasi dalam sejumlah kejuaraan tingkat kabupaten, di antaranya W3C, BPI, Champions, serta seleksi Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (Popwilda) Kabupaten Sukabumi.

Sementara itu, pada tingkat nasional, keikutsertaan siswa disebut mencakup kejuaraan PANGDAM, Bayu Manunggal, Dandim, IPB, Kemendagri, dan KASAD.
Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah dalam mengembangkan potensi siswa, membangun kedisiplinan, serta menanamkan nilai sportivitas dan semangat berkompetisi.
Raih Adiwiyata Kabupaten, Melaju ke Tingkat Nasional
Prestasi lainnya datang dari bidang lingkungan hidup. MTs Assa’adah Cicurug disebut telah meraih predikat Sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten pada periode 2024–2025 dan kini melanjutkan proses menuju penilaian tingkat nasional.
Program Adiwiyata mendorong terbentuknya budaya peduli dan berwawasan lingkungan melalui kebijakan sekolah, pembelajaran berbasis lingkungan, keterlibatan warga sekolah, serta pengelolaan sarana dan prasarana yang ramah lingkungan.
Upaya tersebut dapat diwujudkan melalui pembiasaan menjaga kebersihan, penghijauan, pengelolaan sampah, serta keterlibatan aktif siswa dan tenaga pendidik dalam menjaga lingkungan madrasah.
Penanaman kepedulian terhadap lingkungan juga menjadi bagian dari pendidikan karakter. Siswa tidak hanya didorong untuk meraih prestasi akademik dan nonakademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap lingkungan sekitarnya.
Dorong Pendidikan yang Adaptif dan Berdaya Saing
Perpaduan digitalisasi layanan, pembinaan prestasi, dan penguatan kepedulian lingkungan menjadi bagian dari upaya MTs Assa’adah Cicurug dalam mengembangkan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Dukungan guru, tenaga kependidikan, siswa, orang tua, dan masyarakat dinilai memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan berbagai program tersebut.
Pihak madrasah juga berharap proses menuju Adiwiyata tingkat nasional dapat berjalan lancar dan memperoleh hasil terbaik. Ke depan, inovasi dalam pelayanan pendidikan, pengembangan bakat siswa, serta pembentukan karakter peduli lingkungan diharapkan terus ditingkatkan.
Dengan berbagai program tersebut, MTs Assa’adah Cicurug berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya berorien








Komentar