Sukabumilokal.com ll Dua tahun sudah berlalu, rumah tidak layak huni akibat pergerakan tanah di Desa Bojong Tipar. Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi tidak ada respon dari pemerintah terkait.
Nanang (61) tahun bersama keluarganya masih bertahan di dirumah tak layak huni tanpa kepastian penanganan dan tindak lanjut dari pemerintah setempat.
Salah satu warga berinisial MM mengatakan, hingga kini tidak ada perubahan nyata keluarga tersebut masih tinggal di rumah tidak layak huni menunggu bantuan dari pemerintah. Minggu (22/2/2026)

Terlebih di tengah kondisi tersebut, Nanang saat ini mengidap penyakit diabet, ginjal dan hipertensi,” katanya dengan penuh rasa iba
Kondisi rumah sungguh memilukan, selain atapnya tak utuh lagi, dinding penuh lubang, lapuk dimakan usia setiap musim penghujan, keluarga tersebut mulai muncul kekhawatiran saat berada di gubug reotnya karena takut atapnya runtuh, ungkapnya
Selain itu, warga mengaku rumah Nanang sering difoto pemerintah setempat untuk mengajukan rutilahu. Namun hingga saat ini belum ada realisasi, entah apa penyebabnya,” imbuhnya.
“Jangankan untuk membangun rumah, untuk biaya hidup dan pengobatan aja susah, bagi keluarga tersebut tidak ada pilihan lain selain sabar, walau kondisi tempat yang di naungi seperti itu.
Lebih lanjut MM mengatakan, bahwa saat ini keluarga tersebut hanya bisa pasrah menerima pahit getirnya kehidupan ekonomi dengan sejuta pengharapan.
Semoga saja pemerintah kita bisa melihat mana yang tidak mampu dan mana yang mampu, membuka hati untuk kemanusiaan,” pinta MM








Komentar