oleh

Dinilai Cuma Cari Keuntungan Dalam Proyek Pebaikan Jalan Lingkungan, Warga Minta Pemkab Sukabumi Blacklist CV Dewa Rizki Yudistira

Sukabumilokal.com | Perbaikan jalan lingkungan di Kampung Bojonglarang Desa Pondokasolandeuh Kecamatan Parungkuda Kabupaten Sukabumi dikeluhkan warga, Kamis (20/11/2025).

Pekerjaan yang dilaksanakan CV Dewa Rizki Yudistira dan menelan anggaran sebesar Rp 144 juta itu dinilai tidak serius, lantaran seminggu setelah pekerjaan selesai, kondisi jalan rusak serta terdapat congkahan aspal yang terkelupas.

Bahkan salah satu warga yang enggan disebutkan namanya meminta pemerintah Kabupaten Sukabumi khususnya Disperkim Kabupaten Sukabumi untuk mem-blacklist CV Dewa Rizki Yudistira karena dinilai tidak serius dalam melaksanakan pekerjaan pemerintah dan hanya mencari keuntungan semata.

“Baru satu minggu pekerjaan sudah rusak, apapun alasannya pihak CV tidak profesinonal, walaupun hari ini sudah kembali diperbaiki itukan memang tanggung jawabnya dan karena ada sebab akibat, kalau pekerjaannya bagus tidak sampai dua kali kerja, harapan saya sih CV seperti itu di blacklist saja oleh pemerintah,” ujarnya.

Lanjutnya, “Yang menjadi bingung, banyak media memberitakan jika CV tersebut seakan-akan melaksanakan pekerjaan dengan baik, padahal faktanya pekerjaan itu baru seminggu sudah rusak, kalau tidak ada pemberitaan sebelumnya mungkin tidak diperbaiki hari ini,” Bebernya

Sebelumnya Mahmud (51) salah satu warga mengaku heran dengan kinerja Dinas Perkimsih lantaran kualitas pekerjaan yang dinilai jauh dari standar.

“Heran, kenapa pekerjaan dengan anggaran cukup besar seolah-olah di sepelekan, ini baru selesai seminggu lalu tapi kondisi jalan sudah rusak, seharusnya pengawasan dinas terhadap pekerjaan yang di lakukan oleh CV Dewa Rizki Yudistira lebih di perketat lagi, jangan cuma cari untung tapi kualitas di abaikan,” Bebernya.

Tidak hanya itu Sendi Apriadi Kepala Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi juga akan melakukan evaluasi dari awal perencanaannya terhadap CV Dewa Rizki Yudistira selaku pelaksana pekerjaan tersebut.

“Kita akan evaluasi dari awal perencanaan evaluasinnya,” Tegas Sendi.

Spread the love

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *